by

KPU Nias Selatan Sosialisasikan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 Pada Pemilihan Pilkada Serentak

Nias Selatan, Nias Post – Menjelang Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias Selatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Selatan melaksanakan sosialisasi Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 dan Keputusan KPU Kabupaten Nias Selatan nomor 252 / PL.02.2-KPT / 1214 / KPU.KAB / VIII / 2020 yang dilaksanakan di Aula Defnas Jln.Pramuka Pasar Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, Kamis (27/08/2020).

Sosialisasi ini dilaksanakan agar pemilihan serentak pada tanggal 9 Desember tahun 2020 mendatang agar dilaksanakan dengan mematuhi protokol Kesehatan, hal ini bertujuan untuk mencegah pandemi Covid-19

Tampak dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh KPU RI. Ilham Saputra, Ketua KPU Sumut ‘Hardensi, anggota KPU sumut, Mulia Banurea, Ketua KPU Nias Selatan Repa Duha dan anggota KPU Kabupaten Nias Selatan, Eksodi Makarius Dakhi, Meidanariang Hulu, Ketua Bawaslu Nias Selatan Alismawati Hulu, Philipus sarumaha, dan PPK.

Ilham Saputra selaku Ketua KPU RI. dalam penjelasannya menjelaskan bahwa prinsip pelaksanaan pemilihan yang mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan penyelenggara yang baik, pemilih, pemilih dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan. tuturnya.

Secara berkala penyelenggaraan pemilihan dalam kondisi Bencana Nonalam Covid-19 agar dilakukan Rapid test atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) kepada seluruh penyelenggara atau orang yang terkontak konfirmasi Covid-19.

Dengan menggunakan pelindung diri, baik masker, sarung tangan, pelindung wajah, sabun disinfektan atau cairan antiseptik berbasis alkohol (handsanitizer).

Pengecekan suhu tubuh, jaga jarak, dan larangan berkerumun. Dalam wilayah yang tidak memiliki fasilitas RT-PCR dapat digunakan surat keterangan bebas gejala flu yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau otoritas kesehatan.

Lanjutnya, dalam hal terdapat petugas penyelenggara sakit dan meninggal dunia karena tugas, diberikan santunan sesuai dengan peraturan dan undangan-undangan.

Setiap Paslon yang mengadakan kegiatan politik yang menimbulkan berkerumunnya banyak orang dan tidak mengikuti Protokol Kesehatan maka petugas dan pihak keamanan akan mengambil tindakan.

Comment

News Feed