by

Maria Lumowa Diciduk, Komisi III DPR Minta Menkum HAM Tak Lupa Djoko Tjandra

Jakarta, Nias PostTersangka kasus pembobolan Bank BNI Rp 1,7 triliun pada 2002, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia ke Indonesia. Komisi III DPR meminta Menkum HAM Yasonna Laoly melakukan langkah serupa untuk mengejar buron kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.

“Saya paham betul suasana kebatinan Menkum HAM sebagai manusia biasa terkait kasus Djoko Tjandra, pasti ada rasa malu, galau, bahkan marah, karena sorotan publik dan media terhadap kasus tersebut. Saya mendorong Menkum HAM yang sudah berhasil membawa pulang Maria Lumowa juga melakukan terobosan-terobosan yang sama terhadap Djoko Tjandra,” kata Ketua Komisi III Herman Hery kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Herman mengatakan perlu kerja sama berbagai pihak untuk menangkap Djoko Tjandra. Aparat penegak hukum dimintanya bekerja sama untuk bisa menangkap buron itu.

“Tanggung jawab atas penangkapan buronan tersebut bukan hanya berada di pundak Menkum HAM, tetapi aparat penegak hukum lainnya juga harus bergandengan tangan, seperti Polri dan Kejaksaan, untuk bersama-sama melakukan terobosan atas nama negara. Menkum HAM diharapkan bisa berkoordinasi dengan Polri dan Kejaksaan,” ujar Herman.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni mengapresiasi Yasonna atas keberhasilan ekstradisi Maria Lumowa. Namun, Sahroni meminta Yasonna tidak pilih-pilih kasus dan segera menangkap Djoko Tjandra.

“Kita tunggu langkah berikutnya Pak Yasona dalam proses Djoko Tjandra yang sudah di-DPO per 27 juni kemarin. Pak Yasonna nggak boleh pilah-pilah kasus, ini juga buronan yang sama kan. Dan saya yakin Pak Yasonna akan tangkap ini orang dalam proses yang sama, dengan si pembobol BNI Maria Lumowa,” ujar Sahroni.

“Saya yakin, kita lihat nanti Pak Yasonna bergerak. Dan para penegak hukum yang lain, kepolisian dan kejaksaan, juga bisa bersinergi untuk tidak memilah-milah orang-orang yang memang jadi buronan kelas kakap di Indonesia,” lanjut dia.

Seperti diketahui, Tersangka kasus pembobolan Bank BNI Rp 1,7 triliun pada 2002, Maria Pauline Lumowa, diekstradisi dari Serbia ke Indonesia. Yasonna diketahui memimpin tim ekstradisi yang membawa pulang Maria dari Serbia.

Di sisi lain, buron kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, belum tertangkap. Djoko diketahui sudah berada di Indonesia, bahkan mendaftarkan sendiri peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Sumber: detik

Comment

News Feed